10 Mitos Peningkatan Kinerja PC

super_gaming_computer_(1)

Banyak kita dengar tentang cara bagaimana meningkatkan kinerja PC, tetapi banyak yang sudah usang. Beberapa di antaranya bahkan tidak benar sama sekali. Misalnya, lebih banyak RAM lebih bagus, membersihkan registry meningkatkan kinerja, dll. Pecinta komputer selalu mencari cara untuk mendapatkan kecepatan lebih dari komputer mereka. Sayangnya, sejumlah tip kinerja yang salah atau usang telah cukup lama beredar sehingga menjadi mitos. Berikut adalah beberapa mitos yang beredar beserta kebenarannya.

Core Lebih Tinggi Lebih Baik

Mempunyai CPU dengan core lebih tinggi tidak akan memperlambat Anda. Namun, dalam banyak kasus, itu hanya membuang-buang uang Anda. Beberapa aplikasi bersifat multi-thread dan mengikuti model pemrosesan paralel di mana aplikasi diarahkan pada semua core sekaligus. Menulis kode pemrosesan paralel adalah hal yang sulit, bahkan lebih sulit lagi untuk melakukan dengan benar. Banyak aplikasi yang paling menuntut resource, seperti game dan pengolahan grafis, mengarahkan pemrosesan yang paling sulit ke GPU, bukan ke CPU. Jadi ya, memiliki core lebih tinggi memang bagus, tetapi jangan harap menggunakan CPU dual quad core akan memberikan tambahan kecepatan, kecuali jika Anda menjalankan aplikasi yang benar-benar dioptimalkan untuknya (dimana jumlahnya langka) atau Anda melakukan banyak sekali pekerjaan dengan mesin virtual.

Lebih banyak RAM selalu Lebih Cepat

RAM lebih bukan jaminan komputer selalu lebih cepat meskipun mempunyai RAM lebih tidak ada salahnya. Sebenarnya, itu tidak sepenuhnya benar! Sering, RAM lebih besar digunakan karena kecepatan bus lebih lambat daripada chip RAM. Jadi, secara teori, RAM lebih sedikit berbahaya bagi kinerja. Lebih penting adalah mengenai RAM dual channel vs triple channel. Jika Anda mempunyai RAM 12 GB triple channel dan 16 GB RAM dual channel, RAM 12 GB akan lebih cepat. Selain itu, karena Windows mengalokasikan item yang sering digunakan pada RAM dan cache, memiliki RAM ekstra bisa membuat perbedaan dengan asumsi Anda adalah pengguna RAM besar.

Yang Terpenting Adalah RPM Drive

Ketika mengukur kinerja harddisk, kita senang melihat RPM piringannya. Drive dengan RPM lebih cepat secara teori dapat membaca data lebih cepat dan mencari lebih cepat, tetapi angka yang seharusnya dilihat sebenarnya adalah waktu pencarian (seek time). Transfer data yang dilakukan dengan waktu yang lama akan memengaruhi pembacaan atau penulisan. Oleh karena itu, waktu pencarian sangat penting  untuk kinerja. Cari juga cache dan total kecepatan transfer yang lebih besar.

Harddisk Mahal untuk Performa Terbaik

Orang bilang harga tak pernah bohong. Ada benarnya juga tapi tidak selalu. Sampai sekarang, harddisk khusus seperti Western Digital VelociRaptor telah digunakan untuk mendapatkan kecepatan disk terbaik. Namun, apakah Anda tahu bahwa Anda bisa mendapatkan kecepatan yang setara dari harddisk yang lebih murah? Rahasia kinerja VelociRaptor adalah ia menggunakan piringan kecil sehingga head tidak perlu jauh-jauh bergerak. Jika Anda dapat menemukan harddisk dengan cache dan RPM serupa, lakukan short stroking. Ini memberikan efek seolah-olah Anda menggunakan piringan lebih kecil tanpa harus membeli harddisk khusus.

BACA JUGA:  Cara mengatur dan mengganti "Font Default" Gmail

Satu Harddisk Besar Sudah Memadai

Orang-orang berpikir bahwa karena jarang sekali beberapa aplikasi mengakses harddisk pada waktu yang sama, memiliki satu harddisk  besar saja sudah memadai. Ya, memang tidak mungkin ada dua aplikasi yang secara bersamaan mengakses harddisk secara instensif, kecuali Anda menjalankan server dan mesin virtual atau melakukan beberapa multi-tasking gila. Memisahkan data ke dalam dua harddisk memang tidak memberikan peningkatan kinerja yang signifikan. Namun, lain ceritanya jika Anda menggunakan RAID. Penggunaan beberapa harddisk dapat meningkatkan kinerja secara signifikan.

Windows 7 Butuh RAM yang Sangat Besar

Ketika berpindah dari Windows XP ke Windows Vista atau Windows 7 dan melihat meteran penggunaan RAM, orang sering panik. Apa yang mereka lihat adalah sesuatu seperti tampak begitu menakutkan. Contohnya, sistem boleh dibilang tidak sedang melakukan apa-apa (penggunaan CPU 4%), tetapi membutuhkan RAM 1,38 GB untuk berjalan. Bukankah itu penggunaan RAM yang besar?

Inilah yang sebenarnya terjadi. Mulai Vista, Windows agresif dalam menggunakan RAM. Para insinyur di Microsoft langsung  mengalokasikan pada RAM dan cache item yang biasa digunakan meskipun mereka tidak benar-benar digunakan. Sebagai contoh, jika Anda sering menggunakan Word, sistem akan menyimpan Word dalam memory siap untuk digunakan. Jelas, ini membuat Windows memakan banyak RAM. Namun, ini bukan berarti Anda sedang menggunakan RAM meskipun toh pada akhirnya akan menggunakannya. Itulah sebabnya Windows mempersiapkannya supaya aplikasi mulai jauh lebih cepat.

Aplikasi Anti-malware Mengurangi Kinerja

Ya, aplikasi anti-malware memang memiliki efek pada kinerja. Pada satu waktu, efeknya besar. Pada masa itu, banyak masalah lambatnya PC dapat diselesaikan dengan menghapus aplikasi seperti antivirus. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak hal telah berubah. Dulu aplikasi anti-malware harus “menyusup” ke sistem operasi untuk melihat apa yang terjadi dengan sistem file dan RAM dan inilah yang menyebabkan terjadinya perlambatan. Namun, ini tidak lagi terjadi. Windows sekarang menyediakan kait ke sistem operasi untuk aplikasi anti-malware menerima file dan mengecek mereka seperti biasa. Memang, aplikasi anti-malware masih memiliki efek pada kinerja, tetapi itu sangat minim.

BACA JUGA:  Berperilaku seperti Malware, McAfee Stinger Dihapus dari PortableApps.com

Menghapus History Browser untuk Penambahan Kecepatan

Sering kita mendapatkan saran seperti ini dari mulut ke mulut— hapus history browser untuk mempercepat pekerjaan; bersihkan cookie untuk kecepatan lebih; kosongkan cache browser untuk membuat koneksi web terbang! Coba tebak. Itu omong kosong. Satu-satunya dampak yang dihasilkan dari menghapus history adalah Anda tidak perlu lagi menunggu browser menampilkan alamat yang sudah pernah dibuka ketika mengetikkan alamat. Membersihkan cookie tidak akan berpengaruh apa pun karena mereka tidak berada di memory. Cookie  hanya dibaca dan di-upload ke server bila diminta dan mereka begitu kecil sehingga tidak akan memperlambat sistem secara signifikan.

Cache browser membuat browsing lebih cepat? Coba pikirkan ini. Apa yang akan menjadi lebih cepat jika browser Anda membutuhkan gambar, CSS, atau file JavaScript (baik itu men-downloadnya kembali dari situs atau menariknya dari harddisk)? Mengosongkan cache adalah tip ruang penyimpanan pada 1990-an ketika harddisk masih cukup mahal dan cache browser bisa memakan sebagian besar kapasitasnya. Entah bagaimana, tip tersebut akhirnya berubah menjadi trik kinerja palsu.

Membersihkan Registry Mendatangkan Mukjizat

Ini adalah salah satu tip yang juga sering kita dengar sepanjang waktu. Secara teori, ya, registry yang lebih kecil akan memiliki efek pada kinerja. Namun, itu dengan asumsi aplikasi Anda terus-menerus mengakses registry dan registry Anda dalam kondisi buruk sehingga sebagian besar berisi sampah. Meskipun begitu, coba tebak. Anda kemudian mengoptimasi data dalam registry yang sudah dirancang untuk bekerja cepat, berada dalam RAM, dan hanya beberapa megabyte pula. Membersihkan registry bisa memberikan beberapa manfaat (terutama menyingkirkan entri aplikasi yang sudah dihapus), tetapi kinerja bukanlah salah satunya. Ini adalah tip yang masuk akal pada zaman dulu, sekarang tidak lagi.

Kosongkan Recycle Bin untuk Kecepatan Lebih

Ini merupakan salah satu tip yang masuk akal pada sepuluh tahun yang lalu, tetapi sudah usang sekarang. Mengosongkan Recycle Bin jelas akan membebaskan ruang harddisk. Namun, dari mana datangnya peningkatan kinerja? Jika Anda memiliki banyak data di Recycle Bin lalu  membuangnya kemudian melakukan defrag, mungkin Anda akan merasakan perbedaan yang nyata sesudah harddisk dioptimasi. Tentu saja, itu dengan asumsi Anda secara teratur membuat data besar di tengah harddisk kemudian menghapusnya. Kecuali Anda terus-menerus menginstal dan meng-uninstall aplikasi besar dan membuat lalu menghapus banyak data, mengosongkan Recycle Bin tidak akan memberikan peningkatan kecepatan yang nyata. (GS)

Add a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.